Bukankah, judul posting yang sangat “membara”? *-^
Sahabat, berbicara masalah cinta, tentu berbeda dengan kita membeli sebuah baju di butik. Setelah mata kita ‘klik’ dengan model bajunya, dan tubuh pun bisa menerima, dibayar di kasir, kemudian dikemas dalam paper bag dan bisa kita bawa pulang. What a simple thing, bukan?
Namun, cinta bukanlah sesimpel itu.
Wow, seperti pertanyaan bodoh, ya? Tentu siapa pun bisa dan pernah jatuh cinta. Bahkan ayam pun bisa jatuh cinta, bukan? Namun, bisa dipastikan bahwa ayam betina pasti melabuhkan cintanya pada ayam pejantan. Beda dengan manusia. Kadang orientasi seksual bisa mendobrak gender yang telah di’tetapkan’. Bep bep** dilarang berbicara masalah ini. *-^
Hidup adalah sebuah pilihan. Benar atau tidaknya kita melakukan sesuatu adalah hak prerogatif antara hati anak keturunan Adam dengan Sang Khalik. Kita hanya bisa saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran.
Sahabat, berbicara masalah cinta, tentu berbeda dengan kita membeli sebuah baju di butik. Setelah mata kita ‘klik’ dengan model bajunya, dan tubuh pun bisa menerima, dibayar di kasir, kemudian dikemas dalam paper bag dan bisa kita bawa pulang. What a simple thing, bukan?
Namun, cinta bukanlah sesimpel itu.
Pernahkah Anda jatuh cinta?
Wow, seperti pertanyaan bodoh, ya? Tentu siapa pun bisa dan pernah jatuh cinta. Bahkan ayam pun bisa jatuh cinta, bukan? Namun, bisa dipastikan bahwa ayam betina pasti melabuhkan cintanya pada ayam pejantan. Beda dengan manusia. Kadang orientasi seksual bisa mendobrak gender yang telah di’tetapkan’. Bep bep** dilarang berbicara masalah ini. *-^
Hidup adalah sebuah pilihan. Benar atau tidaknya kita melakukan sesuatu adalah hak prerogatif antara hati anak keturunan Adam dengan Sang Khalik. Kita hanya bisa saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran.
